Geopolotik Islam Bagian 2 (Damaskus-Baghdad-Kairo)

Bermewah-mewah, maksiyat dan banyak melakukan pelanggaran syariat Islam membuat kekhalifahan bani Umawiyah lemah dan akhirnya digantikan oleh kekhalifahan bani Abasiyah. Pergantian kekuasaan oleh bani Abas diklaim bertujuan untuk memperbaiki keadaan sehingga syariat Islam bisa ditegakkan dengan baik. Umat Islam masih menjadi penguasa adidaya dunia walaupun kepemimpinannya beralih dan juga ibukotanya dari Damaskus ke Baghdad, sehingga kekuatan-kekuatan di luar Islam masih belum berani melakukan perlawanan pada awalnya.

Tujuan penyebaran dakwah Islam pada dasarnya untuk menunjukkan atau mengenalkan aqidah Islam ke seantero bumi, supaya manusia tahu tentang aqidah atau keyakinan yang haq dan batil. Bahkan selagi para penguasa kafir tidak menghalangi dakwah Islam maka mereka tidak akan diperangi. Ada 3 opsi diberikan kepada penguasa kafir tersebut dalam rangka penyebaran Islam : pertama, diajak untuk masuk Islam, jika tidak mau diberi opsi kedua yakni membayar jizyah dan jika opsi kedua ditolak maka opsi ketiga yang harus mereka terima yakni diperangi. Kunci kesuksesan umat Islam bisa menaklukan daerah-daerah yang begitu luas adalah kuatnya tekad yang daya dorongnya keimanan yang diajarkan Nabi Muhammad SAW. Keimanan ini menjadi kekuatan yang memiliki daya dorong tanpa batas (limitless), yang sangat berbeda atau bertolak belakang jika motivasinya duniawi semata.

Belajar dari banyaknya kekalahan yang dialami umat Kristen dalam perang Salib 1 sampai 9, maka umat Kristen di Barat ini mengubah strategi pendekatannya yakni sama seperti umat Islam yang menggunakan senjata peradaban untuk penaklukan suatu wilayah atau kawasan, jadi tidak hanya pendekatan militer saja yang digunakan. Selain itu karena penaklukan ke pusat-pusat peradaban Islam juga banyak mengalami kegagalan, umat Kristen tersebut akhirnya juga mengubah pendekatan strateginya yakni dalam istilahnya Mao Tse Tung dikatakan desa mengepung kota. Inilah awal mula kolonialisme dimana kawasan-kawasan yang jauh dari pusat peradaban Islam menjadi sasarannya, termasuk diantaranya kepulauan nusantara yang awalnya oleh Portugis lalu Spanyol dan dilanjutkan oleh Belanda. Dan sejauh ini senjata peradaban berupa sekulerisasi dianggap ampuh dan berhasil untuk menghancurkan kekuatan Islam yang menjadi ancaman mereka.

Bersambung...insyaAllah.


Tambahan penjelasan perang Manzikert

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sekulerisasi Pendidikan (Perspektif Pemikiran Islam) Bagian 1

Geopolitik Islam bagian 3 Kekhalifahan Utsmaniyah / Istanbul